Entri Populer

Senin, 18 Oktober 2010

Pengaruh Latihan Terhadap Trigliserid Darah

Pengaruh Latihan Terhadap Trigliserid Darah
Trigliserid adalah satu jenis lemak yang ditemukan di dalam darah.
• Trigliserid diperlukan untuk kesehatan dengan jumlah normal.
• Seperti kolesterol, trigliserid juga didapat dari konsumsi makanan dan juga diproduksi di liver.
• Karena trigliserid (sama dengan kolesterol) tidak dapat larut di dalam darah, trigliserid beredar di dalam tubuh dengan bantuan protein yang disebut lipoprotein (bertindak seperti kapal yang mengangkut).
• Trigliserid adalah sumber energi tubuh utama. Dan kehadiran mereka di dalam makanan sangat erat hubungannya dengan makan.
• Tingkat trigliserid naik secara dramatis setelah makan, terutama setelah makan karbohidrat sederhana seperti gula, tepung, dan lemak jenuh juga alkohol.
• Ini dikarenakan gula/karbohidrat sederhana yang tidak dipakai langsung sebagai energi akan diubah menjadi trigliserid dan disimpan sebagai lemak.
• Pelepasan simpanan trigliserid diatur oleh hormon, tergantung dari kebutuhan tubuh akan energi.
• Puasa akan merangsang pelepasan dari trigliserid yang tersimpan.
Trigliserid merupakan salah satu fraksi lemak yang terdapat dalam makanan maupun di dalam darah kita. Orang kegemukan, trigliseridnya dalam bentuk “gajih” bisa berbobot puluhan bahkan ratusan kilogram, tetapi bagi orang kurus kelebihan trigliserid akan disimpan dalam darah atau hipoertrigliseridemia. Kelebihan trigliserid sama tinggi risikonya dengan kelebihan kolesterol. Sama-sama berisiko terhadap penyakit jantung koroner. Bedanya, kelebihan trigliserid bisa mengganggu kerja kelenjar ludah perut atau pankreas, sehingga bisa muncul keluhan nyeri ulu hati atau maag, karena lokasinya yang berdekatan. Jadi wajar jika keluhan ini diobati dengan obat maag tidak akan menyelesaikan masalah.
Apabila trigliserid tinggi, kurang olah raga, maka kelebihan trigliserid ini akan diubah menjadi kolesterol, baik LDL (Low-Density Lipoprotein) mapun HDL (high-density LIpoprotein). Apakah akan menjadi LDL atau HDL, tergantung pada asam lemak yang dikandungnya. Bila kandungan lemak jenuh, maka akan diubah menjadi LDL, begitupun sebaliknya, bila kandungannya lemak tak jenuh akan diubah menjadi HDL.
Trigliserida merupakan lemak darah yang secara khusus berada pada lapis kedua low-density lipoprotein atau LDL, yang dikenal sebagai kolesterol "jahat" karena perannya dalam memicu serangan jantung dan stroke. Obat penurun kolesterol yang dikenal sebagai 'statin' memang dapat mengurangi LDL, tapi obat itu seringkali tak mampu menurunkan trigliserida yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi dan lemak dalam tubuh.
Penyebab tingginya kadar Trigliserid yaitu :
1. Diet kaya kalori
2. Penyalahgunaan alcohol akut
3. Diabetes yang sangat tidak terkontrol
4. Gagal ginjal
5. keturunan
Akibat dari tingkat trigliserid yang tinggi yaitu :
• Menyebabkan pengerasan dan penebalan dinding pembuluh arteri – yang dapat meningkatkan resiko stroke, serangan jantung dan penyakit jantung. Tingkat trigliserid yang tinggi menyebabkan pengentalan darah yang dapat merupakan prediktor penyakit jantung.
• Tingkat trigliserid yang tidak normal dihubungkan dengan sejumlah penyakit seperti sirosis hati, hypotiroid (kelenjar tiroid yang tidak normal), diabetes, pancreatitis, pembesaran liver dan limpa, dan kelebihan lemak pada kulit.
Untuk menurunkan trigliserid ini tidak cukup dengan mengurangi konsumsi lemak dan juga karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana dari tepung dan gula yang biasa dikenal sebagai highglycemic carbohydrates (karbohidrat jahat).
Untuk Menurunkan Tingkat Trigliserid yang tinggi yaitu melalui pola hidup sehat seperti :
• Menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat. Motivasikan diri Anda, bahwa dengan menurunkan berat badan, Anda akan lebih sehat.
• Kurangi kalori yang dikonsumsi. Mohon diingat bahwa kelebihan kalori akan diubah menjadi trigliserid dan disimpan sebagai lemak. Dengan kurangi asupan kalori akan menurunkan trigliserid.
• Hindari makanan manis dan refined yang disebut karbohidrat sederhana. Karena makanan yang demikian dapat meningkatkan produksi insulin secara mendadak dan dapat meningkatkan tingkat trigliserid. Gantilah dengan karbohidrat kompleks (nasi pecah kulit, roti gandum asli buatan sendiri, dll.)
• Hindari makanan yang berkolesterol (makanan yang mempunyai wajah dan induk), hindari makanan goreng dan hindari makanan yang mengandung trans fat (produk roti, kue-kue, crackers, cookies dll.). Gantilah dengan lemak baik seperti dari seeds (flax seeds, sun flower seeds, pumpkin seeds), nuts, apokat, olive oil extra virgin.
• Hindari alkohol.
• Berolah raga secara teratur, karena olah raga dapat menurunkan trigliserid.
• Puasa atau melakukan detoxsifikasi sebagaimana yang sudah sering kali kami sampaikan sebelumnya akan cepat menurunkan trigliserid.
Untuk lebih jelasnya klik link dibawah ini :
http://en.wikipedia.org/wiki/Triglyceride

Tidak ada komentar:

Posting Komentar